Pesisir Selatan Minangkabau · Abad XV–XVIII
Civilization of Nagari
Tidak ada emas di sini. Tidak ada mana. Yang menggerakkan segalanya adalah kepercayaan — antara nagari, antara pemimpin, antara konfederasi dan dunia luar. Kepercayaan tidak pulih sendiri. Ia harus direbut kembali melalui tindakan yang disengaja.
Ketika krisis tiba — tekanan VOC, kekeringan, sengketa batas — Anda tidak mengklik tombol. Anda memanggil musyawarah. Setiap perwakilan nagari membawa tingkat kepercayaan, disposisi pemimpinnya, dan kepentingan komunitasnya sendiri. Solusi yang objektif benar pun bisa ditolak jika kepercayaan sudah melemah.
Setiap musim membawa angin barat atau angin timur, panen atau paceklik, perayaan atau ancaman. Dunia bergerak — siap atau tidak. Strategi yang berhasil bukan yang paling kuat, melainkan yang paling tahu kapan harus diam dan kapan harus bergerak.
"Alam takambang jadi guru."
— Pepatah Minangkabau
Dunia yang terbentang menjadi guru. Itulah permainan ini.